dengan 'petunjuk'. Namun, hidayah sering kali
pula diarahkan kepada amal-amal lahiriah
dan kasat mata. Padahal, amal-amal lahiriah itu
merupakan dampak yang terjadi akibat adanya
hidayah yang menghujam dalam kalbu,
karena hidayah yang demikian inilah yang telah
menyebabkan seseorang dapat melakukan
amal-amal lahiriah secara sempurna.
Amal lahiriah yang berdasarkan kepada iman yang benar
adalah amal yang tidak serakah dan tidak antusias
dengan ganjaran atau ancaman apa pun. Tetapi sebaliknya,
amal yang tidak dilandasi keimanan yang benar
maka amal ini terkesan mengharap imbalan dan takut
dengan ancaman yang menakutkan, meski di dalam niatnya
ia mengatakan lillaahi ta'ala (ikhlas semata karena Allah).